Pages

Showing posts with label Daily Matters. Show all posts
Showing posts with label Daily Matters. Show all posts

Monday, October 20, 2014

SET Parenting

Parenting

Selamat malam, Readers...

Kali ini saya akan sharing sedikit mengenai sebuah workshop yang saya ikuti pada hari Sabtu tgl 18 Oktober yang baru lalu. Yaitu mengenai SET (Self Exploration Training) for Parenting, yang diselenggarakan oleh para Srikandi TDA Bekasi dengan menghadirkan Ibu Nunki Suwardi - seorang Pendiri Pusat Studi  Komunikasi Bawah Sadar di Indonesia - sebagai Pembicara dan Trainer kami saat itu.

Perlu diketahui bahwa SET Parenting ini tidak membahas teknik-teknik parenting atau cara mendidik anak yang baik dan benar, tapi lebih merupakan Explorasi terhadap diri kita sendiri sebagai orang tua, untuk bisa menemukan masalah-masalah dalam diri kita sendiri, dimana masalah tersebut tanpa kita sadari selalu menghambat atau menjadi penyebab kegagalan kita dalam mendidik anak-anak kita menjadi manusia-manusia yang sesuai dengan harapan kita sebagai orang tua. 


Thursday, October 16, 2014

Aku Bangga pada Bekasi-ku

Baru-baru ini Sosial Media diramaikan dengan di bully-nya Bekasi sebagai daerah yang panas, macet, dan (terasa) jauh sekali dari Jakarta. Bullying ini bermula dari ciapan beberapa penghuni Bekasi di sosial media, yang kemudian ditanggapi dan dikomentari dengan gambar-gambar dan kartun-kartun meme yang meskipun maksudnya meledek Bekasi, tapi ternyata lucu-lucu juga lho..



Digambarkan bahwa Bekasi berada di luar bumi, saking jauhnya dari Jakarta (ah, itu kan perasaan yang ngejek aja..). Juga digambarkan saking panasnya, Bekasi berada dekat sekali dengan matahari. Dan saking macetnya, maka kendaraan harus mengisi bahan bakar full tank kalau tidak ingin kehabisan bensin di jalan. Juga gambar-gambar yang mengisahkan bahwa infrastruktur di Bekasi sangat parah, jalannya rusak dan macet. Belum lagi penduduknya yang terbelakang tingkat kesejahteraannya.


Ada juga video-video yang super lucu tentang bekasi, meskipun menimbulkan sedikit perasaan kesal seperti berikut ini : https://www.facebook.com/video.php?v=10205355699880451&set=vb.1487251801

Tapi jangan salah, sebenarnya keadaan Bekasi tidaklah separah itu. Di Bekasi, ada banyak Mal-mal kelas atas (kelas A) seperti Summarecon Mall, Grand Metropolitan Mall, Grand Galaxy Park Mall, Lippo Cikarang Mall, yang seringkali menghadirkan artist-artist papan atas sebagai hiburan bagi para pengunjungnya. Ada pula mal-mal kelas menengah (B) seperti Mall Metropolitan, Mega Bekasi Mall, Bekasi Cyber Park. Bahkan Mall Metropolitan merupakan mal skala menengah yang perputaran uang didalamnya jauh melebihi mal-mal kelas atas di Jakarta, sepanjang tahun. Banyak pula mal-mal kecil (C) dan Mega Store seperti Pondok Gede Mall, Grand Mall, Bekasi Junction, Carefour, Lotte, Courts dll.





Terdapat beberapa perumahan berskala besar berkonsep kota mandiri di Bekasi seperi Summarecon Bekasi, Kota Harapan Indah, Grand Wisata, Lippo Cikarang, Kota Deltamas. Juga perumahan-perumahan mewah dengan segala fasilitasnya seperti Kemang Pratama, Grand Galaxy City, Meutia Kirana, Metland. Tak ketinggalan perumahan2 kelas menengah dan kecil yang menjamur di seantero Bekasi. 





Ada sedikitnya tiga Waterpark besar di Bekasi seperti Waterboom (Lippo Cikarang), Transera (Kota Harapan Indah) dan Columbus (Villa Mutiara Gading I).





Dalam hal infrastruktur, Bekasi dilalui oleh dua Jalan Tol yaitu Tol Jakarta-Cikampek dan JORR. Ada beberapa Kawasan Sentra Industri berskala besar di Bekasi seperti Egypt-Cibitung, Jababeka I dan II, MM2100. Juga Gelanggang Olah Raga bertaraf internasional yang baru saja selesai pembangunannya. Kabupaten Bekasi merupakan daerah dengan UMP tertinggi bagi para pekerja-nya. Jd, jgn bilang warga Bekasi ga sejahtera lho...

Dalam bidang sejarah, Bekasi dikenal sebagai Kota Patriot. Bekasi merupakan pensupply para pejuang saat perang kemerdekaan dahulu. KH. Noer Ali merupakan salah satu pahlawan yang terkenal membantu perjuangan Bung Tomo membebaskan Surabaya dari tentara Sekutu. Maestro Penyair Indonesia, Chairil Anwar mengabadikan Bekasi dalam puisinya yang berjudul "Kerawang - Bekasi". Belum lagi salah satu kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Tarumanegara, berada di wilayah Bekasi.

Dan yang paling seru adalah, TDA Bekasi merupakan Komunitas Bisnis yang paling aktif dibandingkan dengan TDA-TDA wilayah lain di Indonesia. Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi juga dsangat mendorong kemajuan dan perkembangan UKM di wilayah ini.

Memang harus di akui masih banyak perbaikan yang harus dilakukan pemerintah dalam membangun Bekasi menjadi Kota yang lebh baik seperti :
  • Untuk mengatasi kemacetan, pembangunan jalan-jalan harus diperhatikan menyesuaikan dengan pertumbuhan kawasan pemukiman dan industri yang meningkat pesat. Peningkatan kawasan-kawasan tersebut membuat mobilitas penduduk antara Bekasi dan wilayah-wilayah disekitarnya sangat tinggi dan menjadi salah satu penyebab kemacetan. Penertiban pedagang kaki lima dan para pengguna jalan juga harus terus menerus dilakukan, bukan hanya "hangat-hangat telek ayam".
  • Untuk mengatasi panas dan banjir, pemerintah Bekasi harus terus melakukan penghijauan baik di jalan-jalan protokol, tepi-tepi jalan, perumahan, wilayah industri dll, dengan mengatur tata ruang hijau dan terbuka melalui perda dan melaksanakannya dengan ketat, jangan hanya mengeluarkan izin pendirian bangunan/intfrastruktur tanpa memperhatikan daerah hijau sebagai paru-paru kota dan resapan air hujan.
  • Untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan penduduk, tentu saja masih sangat dibutuhkan lapangan pekerjaan yang banyak, fasilitas-fasilitas pelayanan publik yang terjangkau seperti sekolah, rumah sakit, tempat-tempat rekreasi, pasar-pasar tradisional yang bersih dan sebagainya. Kondisi sosial masyarakat dan keamanan juga merupakan faktor penting yang harus selalu diperhatikan dan menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan warga Bekasi.
  • Dan tentu saja, jajaran pemerintah Bekasi beserta Kepolisian baik di wilayah Kota dan Kabupaten, harus senantiasa berbenah membersihkan diri dari praktek KKN yang masih saja terjadi disana sini, serta terus menerus berupaya meningkatkan peklayanannya kepada masyarakat Bekasi.

Setelah 35 tahun tinggal dan dibesarkan di Bekasi (meskipun saya lahir di Jakarta), saya tetap menyukai dan bangga menjadi warga Bekasi. Saya yakin, suatu saat, Bekasi akan benar-benar menjadi kota penyangga terbesar dan terhebat bagi Ibukota Negara, Jakarta, mengingat pertumbuhan kota Bekasi yang sangat pesat dalam 5 tahun terakhir ini. Majulah Kota Patriot, Jayalah Bekasi-ku...


by : Yulinda


Tuesday, September 30, 2014

Biarkan Aku Mengerti Bahasa Cintamu



Saat kita mencintai pasangan dan anak-anak kita, kita berharap mereka juga membalas cinta dan kasih yang kita curahkan. Namun ada kalanya kita kecewa karena pasangan dan anak-anak bersikap seolah mereka tidak menyayangi kita. Tidak jarang juga mereka yang kecewa dengan cara kita mencintai mereka.

Cinta memiliki banyak bahasa. Ada yang terucap, ada yang tak terungkap dalam kata. Ada yang terasa jauh dan sulit sekali digapai, padahal dia selalu ada disampingmu. Ada yang terasa terlalu menghimpit dan menyesakkan, padahal dia hanya sekedar memperhatikanmu. Cinta yang memberi, cinta yang menuntut.

Ternyata, masing2 pribadi memiliki bahasa cinta yang berbeda. Dan untuk bisa mencintai dan dicintai secara menyenangkan dan memuaskan, kita harus berusaha mengerti bahasa cinta pasangan dan anak-anak kita, begitupun sebaliknya.

Menurut Gary Chapman, seorang Penasihat Pernikahan, ada 5 Macam bahasa cinta sbb :

Thursday, June 05, 2014

PENGGUNA JALAN WAJIB BACA..!!

Bagian 1 : Pengendara Sepeda Motor


Pernahkan anda merasa kesal dan jengah karena setiap kali kita keluar ke jalan raya, akan serta merta tampak kesemrawutan di jalanan. Kemacetan dimana-mana, tak peduli hari kerja atau libur. Para pengguna jalan seolah menganggap jalan raya sebagai milik pribadi, tidak mengindahkan tata tertib dan etika berlalulintas sama sekali. Hampir semuanya sembrono, membahayakan orang lain dan diri sendiri. Tidak ada pengemudi yang mau mengalah dan memberikan hak jalan bagi orang lain sebagaimana mestinya. Semua orang berusaha untuk bisa jalan terlebih dahulu, tidak peduli berarti dia harus memotong antrian, mengambil jalur busway, memotong jalur orang lain bahkan mengemudi melawan arus. 

Tak heran bila sepanjang tahun 2013 saja, terjadi 93.578 kecelakaan lalu lintas di seluruh Indonesia, dengan jumlah korban tewas mencapai 23.385 orang. Belum lagi korban luka berat yang mencapai 27.054 orang dan kerugian material yg mencapai Rp. 233.842.283.566. Fantastis bukan? Sampai-sampai "Kecelakaan Lalu Lintas" menduduki peringkat nomor 3 dalam daftar Pembunuh Terbesar rakyat Indonesia..

Thursday, April 24, 2014

Sabaaarrr.....

image source


Apa sih "Sabar" itu?

Menurut kamus bahasa Inggris : Sabar (Patience) berarti kemampuan untuk menerima atau bertoleransi terhadap sebuah penundaan, kesulitan atau penderitaan tanpa menjadi marah atau kecewa.

Menurut Wikipedia : Sabar adalah ketahanan seseorang dalam menghadapi keadaan sulit, yang dapat berarti menahan emosi dalam keterlambatan atau saat terprovokasi tanpa melakukan sikap terganggu atau marah dalam cara yang negatif. Atau menunjukkan sikap menunggu atau bertahan saat menghadapi kesulitan jangka panjang.

Wednesday, April 23, 2014

One for All, All for One

Ingat kalimat di atas? Ya, mungkin anda pernah mendengarnya dari sebuah cerita : "The Three Musketeers". Dan istimewanya lagi, kalimat tersebut ternyata merupakan moto tradisional dari negara Switzerland, Unus pro omnibus, omnes pro uno, yang artinya : Satu untuk Semua, Semua untuk Satu

Tapi kali ini kita tak akan berbicara tentang The Three Musketeers maupun negara Swiss. Yang akan kita bicarakan kali ini adalah tentang Team Work.

Thursday, April 17, 2014

Kemana Perginya Empati?

Selamat malam...

Setelah beberapa hari kemarin saya belajar menulis blog dalam bahasa Inggris, kali ini saya akan belajar menulis blog dalam bahasa Indonesia. Karena ternyata, bahasa Inggris dan bahasa Indonesia saya dua-duanya sama-sama buleee..... potan.. he..he.. 

Begini, saya ingin menulis tentang keprihatinan saya tentang sikap masyarakat Indonesia, khususnya warga Megapolitan Jabodetabek, yang belakangan ini semakin jauh dari sopan santun dan empati. Semua orang seolah-olah hanya memikirkan dirinya sendiri, menjadi egois, dan akan melakukan cara apapun agar segala keinginan atau kebutuhannya terpenuhi dengan segera tanpa memperdulikan orang lain yang mungkin jadi terganggu atau bahkan menderita karena ke-egois-an tersebut.