Pages

Saturday, October 25, 2014

Wisata Bisnis - Ina Cookies, Bandung

Tanggal 22 Oktober yang baru lalu saya berkesempatan mengikuti acara Wisata Bisnis yang diselenggarakan oleh Bakerpreneur Community (B'Co), yaitu komunitas yang menaungi Ibu-Ibu yang berprofesi sebagai Baker dan/atau Cook Amatir, dan ingin atau telah mengembangkan profesinya tersebut sebagai usaha (bisnis) mereka. B'Co baru beranggotakan sekitar 80 orang Ibu yang berdomisili di Bekasi dan sekitarnya. Namun komunitas ini cukup aktif dan kompak. So... disini saya akan melaporkan sedikit mengenai WisBiz ini.

Wisata Bisnis (WisBiz) kali ini adalah perjalanan mengunjungi pabrik (Factory Visit) pembuatan kue kering dengan merk dagang Ina Cookies, dengan peserta berjumlah 18 orang wanita dan 1 orang pria. Eeh, kok ada Bapak-bapaknya? Pak Gatot ini ternyata adalah seorang pengusaha produsen kue kering juga, dengan skala UKM. Dia sangat ingin belajar agar usahanya bisa membesar seperti Ina Cookies.

Kami berangkat dari Bekasi Barat pada pukul 06.20 WIB dengan menggunakan kendaraan minibus sekelas Elf yang disewa dari PO. Bhaladika Trans yang berkapasitas 17 orang penumpang. Padahal awalnya kami memesan kendaraan yang berkapasitas 19 orang, namun ada kesalahan pengiriman sehingga terpaksalah kami sedikit berdesak-desakan. Ikut bersama kami beberapa orang member dari Srikandi TDA Bekasi. Untung beberapa peserta memiliki postur tubuh yang mungil, tidak seperti saya yang cukup bongsor. He..he.. Alhamdulillah, perjalanan menuju Bandung melalui tol Cipularang relatif lancar dan cepat. Kami memasuki kota Bandung sekitar pukul 09.00 WIB.

Tiba di pabrik Ina Cookies pada puul 09.20 WIB. Oh ya, ternyata Ina Cookies ini sudah bergabung bersama cookies merk J&C dan La DiFa, dalam satu perusahaan induk yang bernama PT. Bonli Cipta Sejahtera (PT. BCS) sejak tahun 2012, yang beralamat di Jl. Bojong Koneng Atas No. 43, Bandung - Indonesia.

PT. Bonli Cipta Sejahtera

Ketiga anak perusahaannya yang memproduksi kue kering ini, memiliki pabrik yang berdampingan satu sama lain. Dan ternyata, pemilik Ina Cookies, J&C dan La DiFa adalah saling bersaudara (kakak beradik). Waah, seru juga ya... Mungkin karena itulah maka ketiganya dikelola oleh satu perusahaan sekarang, untuk merubah persaingan bisnis menjadi sebuah kerjasama yang saling melengkapi.

Di depan pintu masuk pabrik, kami diharuskan mengganti sepatu yang kami pakai dengan sandal-sandal yang sudah disiapkan berjejer di depan pintu. Kemudian kami juga diminta untuk melapisi pakaian kami dengan seragam kemeja putih ala pegawai lab, tujuannya agar kotoran yang terbawa oleh kami dari luar, tidak mengkontaminasi dan mengotori wilayah produksi. Di lobby pabrik, kami diterima oleh Ibu Santi dan Ibu Kinta (Bag. Pemasaran). Di lobby kami disuguhi oleh beberapa macam kue kering hasil produksi PT. BCS.

Gaya dulu sebelum masuk ke ruang produksi


Monday, October 20, 2014

SET Parenting

Parenting

Selamat malam, Readers...

Kali ini saya akan sharing sedikit mengenai sebuah workshop yang saya ikuti pada hari Sabtu tgl 18 Oktober yang baru lalu. Yaitu mengenai SET (Self Exploration Training) for Parenting, yang diselenggarakan oleh para Srikandi TDA Bekasi dengan menghadirkan Ibu Nunki Suwardi - seorang Pendiri Pusat Studi  Komunikasi Bawah Sadar di Indonesia - sebagai Pembicara dan Trainer kami saat itu.

Perlu diketahui bahwa SET Parenting ini tidak membahas teknik-teknik parenting atau cara mendidik anak yang baik dan benar, tapi lebih merupakan Explorasi terhadap diri kita sendiri sebagai orang tua, untuk bisa menemukan masalah-masalah dalam diri kita sendiri, dimana masalah tersebut tanpa kita sadari selalu menghambat atau menjadi penyebab kegagalan kita dalam mendidik anak-anak kita menjadi manusia-manusia yang sesuai dengan harapan kita sebagai orang tua. 


Thursday, October 16, 2014

Aku Bangga pada Bekasi-ku

Baru-baru ini Sosial Media diramaikan dengan di bully-nya Bekasi sebagai daerah yang panas, macet, dan (terasa) jauh sekali dari Jakarta. Bullying ini bermula dari ciapan beberapa penghuni Bekasi di sosial media, yang kemudian ditanggapi dan dikomentari dengan gambar-gambar dan kartun-kartun meme yang meskipun maksudnya meledek Bekasi, tapi ternyata lucu-lucu juga lho..



Digambarkan bahwa Bekasi berada di luar bumi, saking jauhnya dari Jakarta (ah, itu kan perasaan yang ngejek aja..). Juga digambarkan saking panasnya, Bekasi berada dekat sekali dengan matahari. Dan saking macetnya, maka kendaraan harus mengisi bahan bakar full tank kalau tidak ingin kehabisan bensin di jalan. Juga gambar-gambar yang mengisahkan bahwa infrastruktur di Bekasi sangat parah, jalannya rusak dan macet. Belum lagi penduduknya yang terbelakang tingkat kesejahteraannya.


Ada juga video-video yang super lucu tentang bekasi, meskipun menimbulkan sedikit perasaan kesal seperti berikut ini : https://www.facebook.com/video.php?v=10205355699880451&set=vb.1487251801

Tapi jangan salah, sebenarnya keadaan Bekasi tidaklah separah itu. Di Bekasi, ada banyak Mal-mal baik yang kelas atas (kelas A) seperti Summarecon Mall, Grand Metropolitan Mall, Grand Galaxy Park Mall, Lippo Cikarang Mall, yang seringkali menghadirkan artist-artist papan atas sebagai hiburan bagi para pengunjungnya. Ada pula mal-mal kelas menengah (B) seperti Mall Metropolitan, Mega Bekasi Mall, Bekasi Cyber Park. Bahkan Mall Metropolitan merupakan mal skala menengah yang perputaran uang didalamnya bahkan jauh melebihi mal-mal kelas atas di Jakarta, sepanjang tahun. Banyak pula mal-mal kecil (C) dan Mega Store seperti Pondok Gede Mall, Grand Mall, Bekasi Junction, Carefour, Lotte, Courts dll.





Terdapat beberapa perumahan berskala besar berkonsep kota mandiri di Bekasi seperi Summarecon Bekasi, Kota Harapan Indah, Grand Wisata, Lippo Cikarang, Kota Deltamas. Juga perumahan-perumahan mewah dengan segala fasilitasnya seperti Kemang Pratama, Grand Galaxy City, Meutia Kirana, Metland. Tak ketinggalan perumahan2 kelas menengah dan kecil yang menjamur di seantero Bekasi. 





Ada sedikitnya tiga Waterpark besar di Bekasi seperti Waterboom (Lippo Cikarang), Transera (Kota Harapan Indah) dan Columbus (Villa Mutiara Gading I).





Dalam hal infrastruktur, Bekasi dilalui oleh dua Jalan Tol yaitu Tol Jakarta-Cikampek dan JORR. Ada beberapa Kawasan Sentra Industri berskala besar di Bekasi seperti Egypt-Cibitung, Jababeka I dan II, MM2100. Juga Gelanggang Olah Raga bertaraf internasional yang baru saja selesai pembangunannya.

Dalam bidang sejarah, Bekasi dikenal sebagai Kota Patriot. Bekasi merupakan pensupply para pejuang saat perang kemerdekaan dahulu. KH. Noer Ali merupakan salah satu pahlawan yang terkenal membantu perjuangan Bung Tomo membebaskan Surabaya dari tentara Sekutu. Maestro Penyair Indonesia, Chairil Anwar mengabadikan Bekasi dalam puisinya yang berjudul "Kerawang - Bekasi". Belum lagi salah satu kerajaan tertua di Indonesia, Kerajaan Tarumanegara, berada di wilayah Bekasi.

Dan yang paling seru adalah, TDA Bekasi merupakan Komunitas Bisnis yang paling aktif dibandingkan dengan TDA-TDA wilayah lain di Indonesia. Pemerintah Kota dan Kabupaten Bekasi juga dsangat mendorong kemajuan dan perkembangan UKM di wilayah ini.

Memang harus di akui masih banyak perbaikan yang harus dilakukan pemerintah dalam membangun Bekasi menjadi Kota yang lebh baik seperti :
  • Untuk mengatasi kemacetan, pembangunan jalan-jalan harus diperhatikan menyesuaikan dengan pertumbuhan kawasan pemukiman dan industri yang meningkat pesat. Peningkatan kawasan-kawasan tersebut membuat mobilitas penduduk antara Bekasi dan wilayah-wilayah disekitarnya sangat tinggi dan menjadi salah satu penyebab kemacetan. Penertiban pedagang kaki lima dan para pengguna jalan juga harus terus menerus dilakukan, bukan hanya "hangat-hangat telek ayam".
  • Untuk mengatasi panas dan banjir, pemerintah Bekasi harus terus melakukan penghijauan baik di jalan-jalan protokol, tepi-tepi jalan, perumahan, wilayah industri dll, dengan mengatur tata ruang hijau dan terbuka melalui perda dan melaksanakannya dengan ketat, jangan hanya mengeluarkan izin pendirian bangunan/intfrastruktur tanpa memperhatikan daerah hijau sebagai paru-paru kota dan resapan air hujan.
  • Untuk meningkatkan kualitas kesejahteraan penduduk, tentu saja masih sangat dibutuhkan lapangan pekerjaan yang banyak, fasilitas-fasilitas pelayanan publik yang terjangkau seperti sekolah, rumah sakit, tempat-tempat rekreasi, pasar-pasar tradisional yang bersih dan sebagainya. Kondisi sosial masyarakat dan keamanan juga merupakan faktor penting yang harus selalu diperhatikan dan menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan warga Bekasi.
  • Dan tentu saja, jajaran pemerintah Bekasi beserta Kepolisian baik di wilayah Kota dan Kabupaten, harus senantiasa berbenah membersihkan diri dari praktek KKN yang masih saja terjadi disana sini, serta terus menerus berupaya meningkatkan peklayanannya kepada masyarakat Bekasi.

Setelah 35 tahun tinggal dan dibesarkan di Bekasi (meskipun saya lahir di Jakarta), saya tetap menyukai dan bangga menjadi warga Bekasi. Saya yakin, suatu saat, Bekasi akan benar-benar menjadi kota penyangga terbesar dan terhebat bagi Ibukota Negara, Jakarta, mengingat pertumbuhan kota Bekasi yang sangat pesat dalam 5 tahun terakhir ini. Majulah Kota Patriot, Jayalah Bekasi-ku...


by : Yulinda
Klappertaart Halal dan Enak, http://klappykoe.com


Tuesday, October 07, 2014

Mother who I've never really known

Love of a Mother

 Mother...

I knew that you were forced to send me away from your side because of your sickness.
I knew that we lived together only for a short period of time. Even too short.
You gave me up to another woman because you wanted me to be in good hands.
You let other people take care of me also because of the economical hardship that our family were going through.
You thought that I would be better off with another couple who will love me and raise me as their own child, giving me a better life.
I knew that you only came and visited me once a month.
I knew that you always sit down by my side to watch me studying whenever you visited me.
I remember you taught me math and many other subjects.
I knew that you were a tough woman, strict and short temper.
I remember you would always scolded me if I couldn't do what you've taught right, but you would reward me with some chocolate bar whenever I did it good.
I knew you would sew some new dress with your own hands for my birthday some times.
I knew you would always try giving me the best presents you could afford.